RSS Feed

Harapan Menyertai Semangat Tanggung Jawab,Dibalik Penunjukan SD Percontohan Se-Maluku

image

Ambon – SD Kristen  I dan SD Kristen II  Desa Hunuth,  Kecamatan Baguala ditetapkan sebagai SD Kristen Percontohan  Se-Maluku  yakni Maluku Dan Maluku Utara.  Hal tersebut diungkapkan  Ketua  Yayasan Pembinaan Pendidikan Kristen (YPPK - Dr. J. B Sitanala),   Drs. D. Siahaya  saat memberikan sambutannya pada  acara pembagian Laporan Pendidikan ( Rapor )dan sekaligus  acara  Pagelaran  Seni  yang dihadiri oleh orang tua murid  kedua Sekolah,  dewan Guru dan dihadiri  oleh  Pengawas Pendidikan  SD Kota Ambon   bertempat digedung  SD Kristen I Hunuth,  Sabtu(19/6).
Drs. D. Siahaya menjelaskan dengan  dipilihnya SD Kristen I dan SD Kristen II  Hunut menjadi SD percontohan  ini merupakan suatu peluang  untuk kedua SD tersebut .  Perbaikan dan  kwalitas pendidikan  untuk kedua SD Kristen percontohan  ini   akan lebih ditingkatkan lagi kedepan  ungkap Siahaya.
Siahaya mengakui keberadaan  SD tersebut  perlu juga  dukungan  orang tua guru dan pemerintah  sehingga  kwalitas pendidikan akan lebih baik lagi. Ditambahkan pula, bahwa  memang saat ini kita mengakui masih kekurangan tenaga guru dan ini perlu kita upayakan demi perbaikan mutu pendidikan  jelasnya.
Sementara itu  pengawas    Pendidikan SD  Kota Ambon  Drs. D. Hukubun  dalam sambutannya   mengakui masih keterbatasan tenaga guru yang ada pada SD I dan SD II Hunut.  Hukubun menyampaikan akan sikap pemerintah kota  untuk  menindaklanjuti  akan perhatian serius pada kedua SD ini,   demi  perbaikan  mutu pendidikanya . 
 Pada kesempatan yang sama,  Kepala SD Kristen I  Hunut Ny. J. Siahaya,S,Pd  kepada Ekspresi  usai pertemuan orang tua/ wali murid,  menjelaskan dalam mengakhiri  tahun ajaran 2009/2010 hasil  UAN   untuk  siswa kelas  6, berhasil dengan predikat  baik  yakni  lulus 100 persen. 
Hasil ini sangat memuaskan,  disamping  presentase kenaikan  Kelas   I – 5,  rata rata 96 persen naik kelas.  SD Kristen I  kurang lebih satu tahun  telah  melakukan kegiatan proses  belajar- mengajar  sesuai kurikulum berlaku. Dan hasilnya cukup signifikan bagi kenaikan dan kelulusan  murid di SD Kristen – I  ini, Ungkap Siahaya. Untuk siswa yang tidak naik kelas, Siahaya menghimbau peran serta orang tua murid agar memberikan dukungan moril, dalam memacu semangat belajar,  agar kegagalan kenaikan menjadi motivasi yang lebih baik untuk menuju keberhasilan yang tertunda.
Pada Kesempatan itu pula, Siahaya yang mengatas namakan lembaga  sekolah melepaskan siswa yang telah lulus dalam arti tanggung jawab belajar,di jenjang  SMP nanti.  Siahaya menggaris bawahi perhatian orang tua siswa agar memberikan ekstra perhatian kepada anak-anak terutama untuk semangat belajar mereka dalam menimba ilmu.
Menanggapi  predikat sebagai SD percontohan, Siahaya  sebagai  nahkoda SD Kristen – I  Hunut ini, memintah dukungan  Yayasan serta  peran aktif  Pemerintah Kota  untuk melihat keberadaan kedua lembaga  ini,   khususnya  Pendidik  dan  Tenaga Kependidikan,  harap  Siahaya.   
 Hal yang sama disampaikan pula oleh  Kepala SD Kristen- II Hunut  
A. Selanno,  STh.  Kepada Ekspresi  menjelaskan  keberadaan sekolah tersebut masih kekurangan tenaga guru khususnya guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika.  Selanno menjelaskan akan kebutuhkan tenaga guru pada bidang studi yang dimaksud .  Hal ini bagi Selano sangat urgensi  mengingat hasil kelulusan pada bidang studi di atas masih berada pada katagori  level nilai B.  Sellano membuka ruang bagi Yayasan dan pemerintah untuk memberikan perhatian agar secepatnya mengisi kekosongan akan tenaga guru bidang studi itu.  Sellano menyampaikan rasa optimisnya, bila kendala guru bidang studi itu bisa dipenuhi, maka konsukwensi logis  akan berimbas positif  terhadap mutu pendidikan di SD I dan SD II Kristen Hunut. Dan tidak menutup kemungkinan bagi Sellano,  katagori level nilai bisa menunjukan grafik yang lebih baik secara signifikan. Tentunya ke level nilaI A, maksud Sellano.    
Suasana Pembagian Laporan Pendidikan dan penambatan sebagai SD Percontohan ini disuguhkan   atraksi  dan  pagelaran seni oleh siswa.  Kreatifitas siswa SD I dan  II,  Kristen Hunut  ini diwarnai hujan lebat.   Walaupun demikian  hujan lebat itu tidak menyurutkan penampilan  atraksi dan  pegelaran Seni oleh siswa  dan jalannya rangkaian kegiatan  secara keseluruhan. EP –Aswd    

Thu, 24 Jun 2010 @08:44


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 3+8+7

Welcome
image

ekspresi


AMBON - MALUKU
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
BERITA

Copyright © 2012 PT SITEKNO · All Rights Reserved